Kamis, 22 September 2016
7 Keuntungan Menjadi Solo Backpacker
Perjalanan solo backpacking ini sudah saya mulai sejak saya duduk di bangku kuliah. 7 Tahun yang lalu. Semuanya berawal dari perjalananku mengelilingi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Bali seorang diri. Setelah tiga tahun berlalu akhirnya saya berani melangkahkan kaki lebih jauh lagi untuk mengunjungi negara lain. Dimulai dari negara paling dekat dulu, Kualalumpur, Setelah perjalanan itu saya merasa ketagihan dan ingin melakukannya lagi. Ingin menjelajah dunia dengan kaki saya sendiri, walaupun hanya seorang diri. Kualalumpur, Hatyai, Singapore, Jepang sudah saya jelajahi. Dan sekarang target saya sebelum 26 tahun adalah bisa mengelilingi 15 - 20 Negara sekaligus dalam satu kali perjalanan. Segala persiapan sudah saya lakukan untuk mewujudkan impian saya.
Berikut 7 keuntungan menjadi solo backpacker :
1. Mandiri, Berani.
Ini point penting yang bisa kita dapatkan saat kita berani melangkahkan kaki sebagai seorang solo backpacker. Bagaimana tidak, kita hidup sendiri di negara orang, survive dengan tempat baru dan orang-orang yang baru, dengan adat, budaya, agama yang berbeda, tapi kita masih tetap berani melangkah maju dan melihat segala perbedaan itu. Perbedaan yang mampu membuat kita mempelajari banyak hal, yang sebulumnya tidak pernah kita dapatkan. Semua hal yang kita perlukan kita lakukan seorang diri, jangan pernah berharap untuk bergantung dengan orang lain. Maka dari itu kita harus mempersiapkan semuanya dengan baik agar tidak ada rasa khawatir saat kita berpergian sendirian.
2. Bersyukur.
Sepanjang perjalanan tak ada habisnya saya mengucapkan syukur atas kebesaran Allah yang luar biasa, pemandangan yang indah, keaneka ragaman yang sungguh sangat beragam dan membuatku tak ada hentinya berdecak kagum atas kekuasaanNya. Terlebih saat saya melihat perbedaan yang ada di negara yang kita kunjungi, saat itu saya merasa bersyukur telah di lahirkan di Indonesia dan saya bangga menjadi bagian dari Indonesia. Saat saya mengunjungi negara lain, saya selalu rindu dengan pecel ayam, pecel madiun, teh poci dan teman-teman yang lainnya. Negaraku mempunya banyak sekali keanekaragaman dalam banyak hal dan itulah yang membuatku bangga dan selalu rindu dengan Indonesia.
3. Tempat baru = Teman baru = Keluarga Baru.
Berkomunikasi dan mencari teman baru di tempat yang baru, baik dengan sesama backpacker maupun dengan masyarakat lokal. Saat kita pergi dengan keluarga ataupun teman kita pasti akan selalu sibuk dengan mereka, tanpa pernah ada waktu untuk bisa mendapatkan teman baru. Sangat berbeda saat kita jalan seorang diri, kita di tuntut untuk bisa bergaul dengan baik dengan orang-orang yang kita temui. Kita bisa mendapatkan teman mengobrol di kala bersantai di hostel, berbagi pengalaman dan sekaligus mempromosikan negara kita kepada sesama backpacker (alih alih seperti duta pariwisata yang mempromokan negara hehe), mendapatkan teman perjalanan baru di tempat yang baru, serta bergabung dengan masyarakat lokal sehingga kita bisa lebih tau bagaimana kehidupan di sana yang sebenarnya. Karna mereka akan selalu menerima kita dengan tangan terbuka. Alhasil dengan begitu kita bisa mempunyai banyak teman dari segala penjuru dunia. Yaaa.. siapa tau aja sambil menyelam minum air, kita cari teman sekaligus cari jodoh kan yah #eh
4. Bebas.
Yak kita dapat dengan bebas mengatur rencana perjalanan kita. mau kita rubah seenak jidat juga gak masalah, gak ada yang merasa di rugikan. kita dapat dengan bebas mengexplore tempat mana yang ingin kita kunjungi, tanpa pernah terganggu dan terburu-buru.
5. Pandai Memanajemen Keuangan.
Saat kita melakukan perjalanan sendirian kita di tuntut untuk menjadi orang yang harus berhati-hati dalam melakukan banyak hal, salah satunya pengeluaran. Kalo kita biasa boros, saat kita berpergian buang sifat itu jauh-jauh. Di sini kita akan belajar bagaimana caranya hidup dengan uang yang minim tapi bisa tetap menikmati semuanya. kita kan memilah mana yang lebih di perlukan, di sini kita belajar tentang prioritas terpenting yang kita perlukan. Kita akan mengatur keuangan kita sebaik mungkin dan tidak tergoda dengan banyak Sale atau toko-toko yang ada di sekitar kita. Setiap melakukan perjalanan saya selalu membuat anggaran tiap harinya, dimana saya tidak boleh menggunakan uang lebih dari anggaran. Bagaimanapun caranya harus bisa, kalau ternyata lebih uangnya baru bisa aku gunakan untuk yang lain (makan enak atau belanja). Gak asik dong kalau tiba-tiba uang kita habis sebelum liburan berakhir, kalau abis mau gimana? mau minjem sama siapa? kita kan dateng sendiri. Terus kalau budget liburannya over karna kalap beli ini itu, yanga ada tabungan kita menipis, tagihan kartu kredit membengkak, terus nyesel. Jangan sampai gitu yah...
6. Berjiwa Sosial.
Dalam setiap perjalanan pasti kita akan selalu ada kesulitan. Dan kesulitan inilah yang akan mengasah kepedulian kita terhadap orang lain. Saat kita mendapatkan kesulitan kita pasti akan bisa menemukan kenyataan bahwa banyak orang yang mau menolong kita saat kita dalam kesulitan. Banyak orang yang akan dengan senang hati membantu kita. Begitu juga sebaliknya, kita juga akan menjadi orang yang dengan senang hati untuk memberikan pertolongan kepada orang lain.
7. Keren.
Yak kita yang melakukan perjalanan sendirian adalah orang yang keren. gimana gak keren coba, kita menjelajah sebuah negara, sebuah kota sendirian. Survive sendiri, mencari jalan keluar sendiri, berjuang sendiri, banyak hal yang yang sudah kita lakukan sendiri, banyak hal yang awalnya gak mungkin menjadi mungkin setelahnya. Dengan ini, kita bisa menjadi orang yang tumbuh dengan percaya diri.
Jadi, sudah siap untuk menjadi solo backpacker?
It's time to explore the world, even alone :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar