Kamis, 22 September 2016
7 Keuntungan Menjadi Solo Backpacker
Perjalanan solo backpacking ini sudah saya mulai sejak saya duduk di bangku kuliah. 7 Tahun yang lalu. Semuanya berawal dari perjalananku mengelilingi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Bali seorang diri. Setelah tiga tahun berlalu akhirnya saya berani melangkahkan kaki lebih jauh lagi untuk mengunjungi negara lain. Dimulai dari negara paling dekat dulu, Kualalumpur, Setelah perjalanan itu saya merasa ketagihan dan ingin melakukannya lagi. Ingin menjelajah dunia dengan kaki saya sendiri, walaupun hanya seorang diri. Kualalumpur, Hatyai, Singapore, Jepang sudah saya jelajahi. Dan sekarang target saya sebelum 26 tahun adalah bisa mengelilingi 15 - 20 Negara sekaligus dalam satu kali perjalanan. Segala persiapan sudah saya lakukan untuk mewujudkan impian saya.
Berikut 7 keuntungan menjadi solo backpacker :
1. Mandiri, Berani.
Ini point penting yang bisa kita dapatkan saat kita berani melangkahkan kaki sebagai seorang solo backpacker. Bagaimana tidak, kita hidup sendiri di negara orang, survive dengan tempat baru dan orang-orang yang baru, dengan adat, budaya, agama yang berbeda, tapi kita masih tetap berani melangkah maju dan melihat segala perbedaan itu. Perbedaan yang mampu membuat kita mempelajari banyak hal, yang sebulumnya tidak pernah kita dapatkan. Semua hal yang kita perlukan kita lakukan seorang diri, jangan pernah berharap untuk bergantung dengan orang lain. Maka dari itu kita harus mempersiapkan semuanya dengan baik agar tidak ada rasa khawatir saat kita berpergian sendirian.
2. Bersyukur.
Sepanjang perjalanan tak ada habisnya saya mengucapkan syukur atas kebesaran Allah yang luar biasa, pemandangan yang indah, keaneka ragaman yang sungguh sangat beragam dan membuatku tak ada hentinya berdecak kagum atas kekuasaanNya. Terlebih saat saya melihat perbedaan yang ada di negara yang kita kunjungi, saat itu saya merasa bersyukur telah di lahirkan di Indonesia dan saya bangga menjadi bagian dari Indonesia. Saat saya mengunjungi negara lain, saya selalu rindu dengan pecel ayam, pecel madiun, teh poci dan teman-teman yang lainnya. Negaraku mempunya banyak sekali keanekaragaman dalam banyak hal dan itulah yang membuatku bangga dan selalu rindu dengan Indonesia.
3. Tempat baru = Teman baru = Keluarga Baru.
Berkomunikasi dan mencari teman baru di tempat yang baru, baik dengan sesama backpacker maupun dengan masyarakat lokal. Saat kita pergi dengan keluarga ataupun teman kita pasti akan selalu sibuk dengan mereka, tanpa pernah ada waktu untuk bisa mendapatkan teman baru. Sangat berbeda saat kita jalan seorang diri, kita di tuntut untuk bisa bergaul dengan baik dengan orang-orang yang kita temui. Kita bisa mendapatkan teman mengobrol di kala bersantai di hostel, berbagi pengalaman dan sekaligus mempromosikan negara kita kepada sesama backpacker (alih alih seperti duta pariwisata yang mempromokan negara hehe), mendapatkan teman perjalanan baru di tempat yang baru, serta bergabung dengan masyarakat lokal sehingga kita bisa lebih tau bagaimana kehidupan di sana yang sebenarnya. Karna mereka akan selalu menerima kita dengan tangan terbuka. Alhasil dengan begitu kita bisa mempunyai banyak teman dari segala penjuru dunia. Yaaa.. siapa tau aja sambil menyelam minum air, kita cari teman sekaligus cari jodoh kan yah #eh
4. Bebas.
Yak kita dapat dengan bebas mengatur rencana perjalanan kita. mau kita rubah seenak jidat juga gak masalah, gak ada yang merasa di rugikan. kita dapat dengan bebas mengexplore tempat mana yang ingin kita kunjungi, tanpa pernah terganggu dan terburu-buru.
5. Pandai Memanajemen Keuangan.
Saat kita melakukan perjalanan sendirian kita di tuntut untuk menjadi orang yang harus berhati-hati dalam melakukan banyak hal, salah satunya pengeluaran. Kalo kita biasa boros, saat kita berpergian buang sifat itu jauh-jauh. Di sini kita akan belajar bagaimana caranya hidup dengan uang yang minim tapi bisa tetap menikmati semuanya. kita kan memilah mana yang lebih di perlukan, di sini kita belajar tentang prioritas terpenting yang kita perlukan. Kita akan mengatur keuangan kita sebaik mungkin dan tidak tergoda dengan banyak Sale atau toko-toko yang ada di sekitar kita. Setiap melakukan perjalanan saya selalu membuat anggaran tiap harinya, dimana saya tidak boleh menggunakan uang lebih dari anggaran. Bagaimanapun caranya harus bisa, kalau ternyata lebih uangnya baru bisa aku gunakan untuk yang lain (makan enak atau belanja). Gak asik dong kalau tiba-tiba uang kita habis sebelum liburan berakhir, kalau abis mau gimana? mau minjem sama siapa? kita kan dateng sendiri. Terus kalau budget liburannya over karna kalap beli ini itu, yanga ada tabungan kita menipis, tagihan kartu kredit membengkak, terus nyesel. Jangan sampai gitu yah...
6. Berjiwa Sosial.
Dalam setiap perjalanan pasti kita akan selalu ada kesulitan. Dan kesulitan inilah yang akan mengasah kepedulian kita terhadap orang lain. Saat kita mendapatkan kesulitan kita pasti akan bisa menemukan kenyataan bahwa banyak orang yang mau menolong kita saat kita dalam kesulitan. Banyak orang yang akan dengan senang hati membantu kita. Begitu juga sebaliknya, kita juga akan menjadi orang yang dengan senang hati untuk memberikan pertolongan kepada orang lain.
7. Keren.
Yak kita yang melakukan perjalanan sendirian adalah orang yang keren. gimana gak keren coba, kita menjelajah sebuah negara, sebuah kota sendirian. Survive sendiri, mencari jalan keluar sendiri, berjuang sendiri, banyak hal yang yang sudah kita lakukan sendiri, banyak hal yang awalnya gak mungkin menjadi mungkin setelahnya. Dengan ini, kita bisa menjadi orang yang tumbuh dengan percaya diri.
Jadi, sudah siap untuk menjadi solo backpacker?
It's time to explore the world, even alone :)
Rabu, 21 September 2016
One Day In Hatyai
Hatyai - Thailand
Buat yang ingin melakukan perjalanan dua negara sekaligus via Kualalumpur, bisa memilih Hatyai sebagai Alternatif kota yang bisa di kunjungi selain Singapore. Hatyai termasuk salah satu kota besar yang ada di Thailand selain bangkok. Banyak wisatawan yang datang ke Hatyai walaupun hanya sekedar Transit. Karena apabila kita hendak melakukan perjalanan darat dari Laos, Vietnam, Bangkok dll untuk sampai ke negara Singapore Kualalumpur atau Indonesia kalian pasti akan melewati Hatyai.
Ada beberapa cara untuk bisa sampai di Hatyai. Kalau yang berdompet tebal ataupun waktu liburan yang terbatas, pesawat adalah pilihan yang terbaik. Di Hatyai terdapat Bandara juga. Transportasi kereta bisa juga menjadi pilihan, tapi untuk pembelian tiket harus beberapa hari sebelumnya max 1 hari sebelumnya, karna sering sekali habis terjual. Tapi kali ini saya memilih menggunakan bis untuk bisa sampai ke sana. Saya naik bus malam dari terminal Pudu Sentral. Harga tiket bis dari Malaysia ke Hatyai sekitar RM 45-60 (1 RM = Rp.3500) harga tergantung yah, bisa jauh lebih murah ataupun mahal di moment tertentu. Tiket bis bisa di beli via online juga, jadi kita bisa mencari harga terbaik dari web. Saya hanya membeli tiket untuk berangkat saja, soalnya tiket pulang nanti saya beli langsung dari sana yang katanya kalau beli di sana jatohnya jauh lebih murah dari di Malaysia. Dan terbukti itu benar.
Karena saya di Hatyai hanya 1 hari dan PP di hari yang sama, maka saya memilih perjalanan Malam hari dari Pudu agar bisa sampai di Hatyai pada pagi hari, agar malam hari nya nanti saya bisa langsung kembali ke Kualalumpur lagi. Bis nya nyaman, sehingga perjalanan kita pindah negara akan terasa indah dengan mimpi-mimpi yang datang hehe. AC nya kenceng dan dingin banget (Tapi tetep dinginan hati kamu sih kayaknya #Eh), jadi siap-siap bawa jaket dan perlengkapan perang buat meminimalisasi rasa dingin yah.
Hatyai mempunyai banyak tempat wisata seperti, Taman Hat Yai, Hatyai Municipal Park, Museum sulap mata 3D, Phra Maha Chedi Tripob Trimongkol, Pasar Santisuk (Lokal Market) dll. Ternyata di sini gak susah buat mencari makanan halal. Karena banyak juga orang Aceh, Sumatera Barat, Medan yang tinggal ataupun menikah dengan orang Thailand. Jadi seneng banget bisa ngobrol pakai Bahasa Kebanggaan (Indonesia) hihi. Soalnya di sini susah nyari yang bisa di ajak ngobrol, mereka semua rata-rata menggunakan bahasa Thailand, Di sini bakalan jarang banget nemuin yang bisa Bahasa Inggris, jadi kalau udah buntu bahasa Favorit di seluruh dunialah yang di pakai (re: Bahasa Isyarat). Tapi karena ini daerah perbatasan dengan Malaysia, jadi gak jarang nemuin orang yang bisa pakai bahasa melayu. Hatyai kota yang cukup nyaman dan tenang, keramahan warganya pun mampu membuat satu hari saya di sini menjadi terasa menyenangkan.
Untuk urusan akomodasi sebenernya di sini murah-murah, tapi saya pikir ngapain saya harus lama-lama di sini, sehari sudah cukup buat saya berkeliling di sini. Niat saya yang penting saya sudah pernah ke sini, biarpun hanya satu hari karena malam harinya saya sudah harus kembali ke Kualalumpur lagi dan kembali ke Jakarta malam harinya.
Rabu, 07 September 2016
500 ribu keliling Singapore !!
"Keliling Singapore, cuma 500 ribu doang? Mana mungkin ! "
Mungkin kok mungkin gak Ada yang gak mungkin di dunia ini. Udah banyak backpacker lain juga yang udah membuktikan itu. Dan sekarang saya mau coba share survive di Sana versi saya
Sebelumnya udah beberapa Kali bolak balik ke Singapore jadi udah gak buta banget sama negara ini. Perjalanan kali ini saya jalan 3 hari 2 malam. Dimana saya berangkat pada hari kamis malam pukul 22.00 WIB Dan pulang hari minggu pukul 16.00 waktu Singapore. Sengaja banget emang milih penerbangan malem, biar bisa menghemat penginapan di malam pertama. Kali ini saya terbang gratis dengan Jetstars (Terima Kasih Jetstars, sering-sering Kasih gratisan yah).
Jum'at pagi saya sudah siap bergegas untuk menuju kota. Saya naik MRT Dari changi menuju City Hall. Yak tujuan pertama saya adalah patung singa merlion. Saya menggunakan kartu Ezlink untuk liburan Kali ini. Saya hanya mengisi saldo Ezlink saya sebesar 100 ribu. Dimana saya juga Masih punya sisa saldo Dari liburan saya sebelum nya sebesar 80 ribu. Jadi total isi Ezlink saya Ada 180. Dimana kartu itu adalah kartu sakti yang bisa di gunain buat naik semua angkutan umum Dan berbelanja di mini market.
Sesampainya city hall pukul 08.00 pagi . langsung bergegas menuju merlion. Saya memilih datang pagi Karna biar gak terlalu panas dan rame. Setelah puas saya langsung berjalan kaki menyusuri pinggiran jalan Esplanade Theatre menuju ke arah marina bay Dan di lanjutkan menuju garden by the bay. Setelah selesai sholat dhuhur saya melanjutkan perjalanan ke arah Harbour Front. Dengan menaiki kereta Dari stasiun bayfront. Sesampai nya di Sana saya menyempatkan waktu untuk makan siang dengan menu nasi lemak. Soalnya tadi pagi hanya makan roti yang saya bawa Dari Indonesia. Setelah selesai makan saya berkeliling vivo city dan sentosa. Beruntung sekali waktu saya berkunjung kesana masuk sentosa free (Alhamdulillah gak bayar). Sholat Ashar di sekitaran sentosa. Pukul 16.30 saya melanjutkan perjalanan ke Anderson waves. Jembatan yang terkenal Dan unik yang Ada tak jauh dari vivo city. Tinggal naik bus dari depan vivo city langsung turun di depan Anderson waves. Saya memilih menikmati senja di sini. Pukul 18.30 saya kembali naik bis ke arah vivo city dan sholat magrib di sini.. Selesai sholat magrib saya kembali melanjutkan perjalanan ke Clark Quay. Menikmati malam Dan berjalan jalan di sekitar nya. Tepat pukul 09.00 malam saya kembali ke arah changi Dan menginap di changi airport.
Balik lagi ke changi? Jadi tadi jalan sambil bawa tas gede dong?
Iyaaa.. Tapi barang bawaan saya gak banyak ko. Saya pakai daypack biasa aja gak banyak yang saya bawa. Saya bukan orang yang ribet yang suka bawa barang banyak. Mau gak ganti baju sehari an juga gak masalah (asalkan Masih bersih Dan wangi hehehe). Gak papalah sehari an gak Mandi juga yang penting rapi hehehe (maaf kan Aku yang jorok gak Mandi seharian). Tapi beneran deh saya Masih cantik ko biarpun gak mandi (eeeaaa). ganti baju Dan cuci cuci dikit udh bikin makin cantik hehehe.
Malam ke dua Masih menginap di Changi. Buat ngehemat budget kan cerita nya. Oh yah selama traveling perhari nya saya budget in uang 100 ribu/hari jadi cukup gak cukup gak boleh lebih Dari itu. Kalau lebih Alhamdulillah Masih bisa buat beli oleh2 atau makan enak kan hehe.
Hari ke 2, Sabtu pagi saya langsung bergegas menuju China town dimana hostel saya berada. Sesampainya di hostel saya langsung menumpang Mandi Dan menitipkan tas backpack di hostel Karna memang belum bisa check in kan.
Walking tour hari ke 2 adalah ke little India, Dari little India jalan kaki menuju daerah farrer park. Untuk mengunjungi mustava Centre. Mustava centre buka 24 jam yah jadi kalo mau tengah malam atau pagi buta ke sini bisa banget. Di sini saya makan siang di salah satu tempat makan halal dengan menu nasi goreng Dan teh tarik. Selesai makan saya langsung menuju masjid yang gak jauh Dari situ untuk sholat dhuhur. Sholat Dan istirahat sebentar langsung melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju ke arah bugis.
Di bugis saya mengelilingi kampung glam, haji lane, bugis street Dan sholat ashar di masjid sekitaran Arab street (kampung glam). Dari bugis langsung kembali ke hostel Dan check in.
Finally ketemu kasur!! Yeah! Alhamdulillah.
Habis sholat magrib langsung berjalan jalan cantik di Orchard. Di Orchard saya janjian sama salah satu teman saya yang saya kenal setahun lalu waktu saya nyasar di Singapore. Dia mengajak Ku makan ayam penyet yang Ada di lucky plaza. Pass banget lagi kangen penyet hehe. Alhamdulillah makan di sini gratis Karna di traktir temen yang baik hati. Sebagai ganti nya saya membawakan Kain batik dan traktir eskrim 1 dollar. Sebagai ucapan terima Kasih Karna tiap saya datang kesini selalu di jamu dengan baik. Sebenernya bisa saja saya menginap di rumah dia, tapi saya orangnya suka gak enakan. Jadi selagi bisa survive sendiri 'Hajar!' Aja. Gak terasa sudah pukul 22.00, cukup sudah saya jadi anak Gaul Orchard. Sekarang waktu nya pulang Dan istirahat.
Hari terakhir di Singapore. Saya memilih untuk bersantai ria di hostel. Pukul 09.00 pagi saya langsung bersiap check out Dan langsung menuju Raffles Place untuk ketemu sama temen SMP saya yang bekerja di sini. Alhamdulillah bisa ketemu lagi yah. Lumayan bisa ketemu makan siang Dan main bareng biarpun cuma sebentar (Alhamdulillah makan siang gratis lagi). Jam 13.00 saya langsung bergegas menuju changi. Pesawat jam 16.00. Masih banyak waktu memang, tapi saya orang yang gak suka di buru-buru. Lebih baik menunggi agak lama di Sana. Toh sesampainya di Sana saya bisa meng explore changi ☺
Pengeluaran :
Tiket Pesawat PP : gratis
Isi Ulang EzLink : 100 ribu
Makan siang nasi lemak Dan teh tarik : 50 ribu
Air putih : saya sering memakai air putih kran yang tersedia di mana-mana. Tapi pernah tempat beli di mini market Karna kehabisan minum (beli minum pake Ezlink).
Sarapan hari pertama Dan ke dua : pakai snack Dan roti yang di bawa Dari rumah.
Hostel : 120 ribu (female dormitory).
Makan siang hari ke 2 + es teh tarik: 50 ribu
Makan malam di ayam penyet lucky plaza : Gratis di bayar in temen.
Beli eskrim 1 dollar : beli 2 traktir temen (traktir nya yang murah hehe). 30 ribuan.
Sarapan hari ke 3 : gratis Dari hostel.
Makan siang di cafe : gratis di bayar in temen (lagi). Alhamdulillah Aku punya banyak temen yang baik.
Total pokoknya : 350 ribu
Sisa 150 ribu buat beli oleh-oleh.
Jadi Pass 500 ribu !!
Kurs saat itu 9500an.
Jadi Traveling itu gak selalu mahal dear. Semuanya kembali pada bagaimana gaya hidup kita. Bagaimana Cara kita menikmati setiap perjalanan ini.
Let's go out dear !
Mungkin kok mungkin gak Ada yang gak mungkin di dunia ini. Udah banyak backpacker lain juga yang udah membuktikan itu. Dan sekarang saya mau coba share survive di Sana versi saya
Sebelumnya udah beberapa Kali bolak balik ke Singapore jadi udah gak buta banget sama negara ini. Perjalanan kali ini saya jalan 3 hari 2 malam. Dimana saya berangkat pada hari kamis malam pukul 22.00 WIB Dan pulang hari minggu pukul 16.00 waktu Singapore. Sengaja banget emang milih penerbangan malem, biar bisa menghemat penginapan di malam pertama. Kali ini saya terbang gratis dengan Jetstars (Terima Kasih Jetstars, sering-sering Kasih gratisan yah).
Jum'at pagi saya sudah siap bergegas untuk menuju kota. Saya naik MRT Dari changi menuju City Hall. Yak tujuan pertama saya adalah patung singa merlion. Saya menggunakan kartu Ezlink untuk liburan Kali ini. Saya hanya mengisi saldo Ezlink saya sebesar 100 ribu. Dimana saya juga Masih punya sisa saldo Dari liburan saya sebelum nya sebesar 80 ribu. Jadi total isi Ezlink saya Ada 180. Dimana kartu itu adalah kartu sakti yang bisa di gunain buat naik semua angkutan umum Dan berbelanja di mini market.
Sesampainya city hall pukul 08.00 pagi . langsung bergegas menuju merlion. Saya memilih datang pagi Karna biar gak terlalu panas dan rame. Setelah puas saya langsung berjalan kaki menyusuri pinggiran jalan Esplanade Theatre menuju ke arah marina bay Dan di lanjutkan menuju garden by the bay. Setelah selesai sholat dhuhur saya melanjutkan perjalanan ke arah Harbour Front. Dengan menaiki kereta Dari stasiun bayfront. Sesampai nya di Sana saya menyempatkan waktu untuk makan siang dengan menu nasi lemak. Soalnya tadi pagi hanya makan roti yang saya bawa Dari Indonesia. Setelah selesai makan saya berkeliling vivo city dan sentosa. Beruntung sekali waktu saya berkunjung kesana masuk sentosa free (Alhamdulillah gak bayar). Sholat Ashar di sekitaran sentosa. Pukul 16.30 saya melanjutkan perjalanan ke Anderson waves. Jembatan yang terkenal Dan unik yang Ada tak jauh dari vivo city. Tinggal naik bus dari depan vivo city langsung turun di depan Anderson waves. Saya memilih menikmati senja di sini. Pukul 18.30 saya kembali naik bis ke arah vivo city dan sholat magrib di sini.. Selesai sholat magrib saya kembali melanjutkan perjalanan ke Clark Quay. Menikmati malam Dan berjalan jalan di sekitar nya. Tepat pukul 09.00 malam saya kembali ke arah changi Dan menginap di changi airport.
Balik lagi ke changi? Jadi tadi jalan sambil bawa tas gede dong?
Iyaaa.. Tapi barang bawaan saya gak banyak ko. Saya pakai daypack biasa aja gak banyak yang saya bawa. Saya bukan orang yang ribet yang suka bawa barang banyak. Mau gak ganti baju sehari an juga gak masalah (asalkan Masih bersih Dan wangi hehehe). Gak papalah sehari an gak Mandi juga yang penting rapi hehehe (maaf kan Aku yang jorok gak Mandi seharian). Tapi beneran deh saya Masih cantik ko biarpun gak mandi (eeeaaa). ganti baju Dan cuci cuci dikit udh bikin makin cantik hehehe.
Malam ke dua Masih menginap di Changi. Buat ngehemat budget kan cerita nya. Oh yah selama traveling perhari nya saya budget in uang 100 ribu/hari jadi cukup gak cukup gak boleh lebih Dari itu. Kalau lebih Alhamdulillah Masih bisa buat beli oleh2 atau makan enak kan hehe.
Hari ke 2, Sabtu pagi saya langsung bergegas menuju China town dimana hostel saya berada. Sesampainya di hostel saya langsung menumpang Mandi Dan menitipkan tas backpack di hostel Karna memang belum bisa check in kan.
Walking tour hari ke 2 adalah ke little India, Dari little India jalan kaki menuju daerah farrer park. Untuk mengunjungi mustava Centre. Mustava centre buka 24 jam yah jadi kalo mau tengah malam atau pagi buta ke sini bisa banget. Di sini saya makan siang di salah satu tempat makan halal dengan menu nasi goreng Dan teh tarik. Selesai makan saya langsung menuju masjid yang gak jauh Dari situ untuk sholat dhuhur. Sholat Dan istirahat sebentar langsung melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju ke arah bugis.
Di bugis saya mengelilingi kampung glam, haji lane, bugis street Dan sholat ashar di masjid sekitaran Arab street (kampung glam). Dari bugis langsung kembali ke hostel Dan check in.
Finally ketemu kasur!! Yeah! Alhamdulillah.
Habis sholat magrib langsung berjalan jalan cantik di Orchard. Di Orchard saya janjian sama salah satu teman saya yang saya kenal setahun lalu waktu saya nyasar di Singapore. Dia mengajak Ku makan ayam penyet yang Ada di lucky plaza. Pass banget lagi kangen penyet hehe. Alhamdulillah makan di sini gratis Karna di traktir temen yang baik hati. Sebagai ganti nya saya membawakan Kain batik dan traktir eskrim 1 dollar. Sebagai ucapan terima Kasih Karna tiap saya datang kesini selalu di jamu dengan baik. Sebenernya bisa saja saya menginap di rumah dia, tapi saya orangnya suka gak enakan. Jadi selagi bisa survive sendiri 'Hajar!' Aja. Gak terasa sudah pukul 22.00, cukup sudah saya jadi anak Gaul Orchard. Sekarang waktu nya pulang Dan istirahat.
Hari terakhir di Singapore. Saya memilih untuk bersantai ria di hostel. Pukul 09.00 pagi saya langsung bersiap check out Dan langsung menuju Raffles Place untuk ketemu sama temen SMP saya yang bekerja di sini. Alhamdulillah bisa ketemu lagi yah. Lumayan bisa ketemu makan siang Dan main bareng biarpun cuma sebentar (Alhamdulillah makan siang gratis lagi). Jam 13.00 saya langsung bergegas menuju changi. Pesawat jam 16.00. Masih banyak waktu memang, tapi saya orang yang gak suka di buru-buru. Lebih baik menunggi agak lama di Sana. Toh sesampainya di Sana saya bisa meng explore changi ☺
Pengeluaran :
Tiket Pesawat PP : gratis
Isi Ulang EzLink : 100 ribu
Makan siang nasi lemak Dan teh tarik : 50 ribu
Air putih : saya sering memakai air putih kran yang tersedia di mana-mana. Tapi pernah tempat beli di mini market Karna kehabisan minum (beli minum pake Ezlink).
Sarapan hari pertama Dan ke dua : pakai snack Dan roti yang di bawa Dari rumah.
Hostel : 120 ribu (female dormitory).
Makan siang hari ke 2 + es teh tarik: 50 ribu
Makan malam di ayam penyet lucky plaza : Gratis di bayar in temen.
Beli eskrim 1 dollar : beli 2 traktir temen (traktir nya yang murah hehe). 30 ribuan.
Sarapan hari ke 3 : gratis Dari hostel.
Makan siang di cafe : gratis di bayar in temen (lagi). Alhamdulillah Aku punya banyak temen yang baik.
Total pokoknya : 350 ribu
Sisa 150 ribu buat beli oleh-oleh.
Jadi Pass 500 ribu !!
Kurs saat itu 9500an.
Jadi Traveling itu gak selalu mahal dear. Semuanya kembali pada bagaimana gaya hidup kita. Bagaimana Cara kita menikmati setiap perjalanan ini.
Let's go out dear !
Langganan:
Postingan (Atom)


