Liburan yang paling berkesan buat saya adalah liburan musim
dingin awal tahun kemarin. Dimana biasanya saya hanya melakukan Solo Backpacker
ke berbagai negara di Asia Tenggara saja, kali ini saya berhasil menjelajah ke
negeri sakura jepang tepatnya Tokyo. Perjalanannya masih sama, saya menjelajahi
negera ini sendiri dan dengan budget seminim mungkin.
Bagaimana caranya bisa berhemat di salah satu negara termahal di
dunia? Apakah bisa?
Jawabannya “YA!!!”
Ada 3 hal yang bisa kita tekan pengeluarannya yaitu, Makan,
Akomodasi dan Transportasi.
Untuk makan saya berhemat dengan membeli makanan saat after 9 pm
dimana banyak supermarket yang menjual makanan dengan diskon bisa sampai 50% -
70%. Dimana saya membelinya untuk makan malam dan sarapan (yang bisa kita
hangatkan dalam microwave). Cara ini bisa sangat menekan biaya pengeluaran kita
dan tak lupa membawa beberapa makanan dari rumah bisa menambah penghematan
kita.
Akomodasi di jepang terbilang sangat mahal. Untuk kamar
dormitory saja harganya udah seperti kelas hotel kalo di Asia Tenggara. Tapi
gak ada yang gak mungkin, dengan berbekal searching di sana sini akhirnya bisa
juga mendapatkan promo hostel murah. Hanya dengan 280 ribu per malam (dengan
harga normal 600 ribu) saya berhasil mendapatkan hostel dengan harga murah.
Hostel ini masih baru dan waktu saya booking hostel ini memang sedang
mengadakan promo besar karna masih dalam masa ‘opening’ (Alhamdulillah...
rezeki anak sholehah hihi).
Karna budget pengeluaran harus saya tekan lagi, satu malam saya
harus mencari penginapan yang jauh lebih murah lagi dari harga hostel itu. Dan
akhirnya saya memutuskan untuk menginap di Internet Cafe. This place is not
bad, I still feel comfortable here. Ada banyak keuntungan yang bisa di dapat,
dengan 200 ribu rupiah kita bisa menginap di sini sampai pagi, menikmati
internet sepuasnya, membaca komik sepuasnya (tapi hal ini gak saya lakuin karna
udah pasti pake bahasa jepang semua saya gak ngerti.. hehe) dan bisa menikmati
minuman sepuasnya juga (Alhamdulillah.....). tempat ini juga aman untuk Female
Solo Traveling soalnya beberapa internet cafe ada female room nya juga jadi
jauh lebih safe. Oh iya, jangan di bayangin internet cafe di jepang sama kayak
internet cafe di sini yah. Kalau di jepang internet cafe punya banyak pilihan
ruangan, ada yang bisa sambil tiduran ada juga yang pakai kursi pijat (Very
comfortable...). Untuk review hostel dan gimana rasanya menginap di internet cafe akan saya bahas nanti yah.
Nah untuk masalah yang terakhir yang harus bisa kita hemat
adalah Transportasi. Apalagi yang kita tau penerbangan dari indonesia ke jepang
itu gak murah. Belum lagi biaya transportasi selama liburan di sana. Selama di
jepang bisa menggunakan paket 3 days metro pass yang bisa menghemat biaya naik
kereta metro dan subway, sudah pasti ini jauh lebih hemat bila di bandingkan
membeli ketengan. Atau bisa juga menggunakan JR east pass untuk mengelilingi
tokyo dan sekitarnya. Nah!! Kalau menghemat trasportasi pesawatnya gimana?
Sebenernya banyak maskapai yang sering banget ngadain promo penerbangan.
Kebetulan saya memang sering banget yang namanya berkencan sama beberapa web
untuk mencari tiket murah buat liburan, because with a cheap ticket into would
be much more holiday fun....
So, Let’s go out dear !!!
It’s time to explore the world, even if only by herself
 |
| Jalanan Shibuya |
 |
| Meiji Jingu Harajuku |
 |
| Asakusa Tample |
 |
| Yokohama Akarenga Soko (Red Brick Warehouses). |
 |
| Yokohama |
 |
| Yokohama Akarenga Soko (Red Brick Warehouses). |
 |
| Disney Store Shibuya |
 |
| Cosmo World Yokohama |
 |
| Aqua City Odaiba |
 |
| Odaiba |
 |
| Tokyo Trick Art Museum yang terletak di dekat Sega Joypolis di wilayah odaiba |
 |
| Cosmo World Yokohama |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar